SENDANGSARI — Suasana religius dan penuh kebersamaan mewarnai rangkaian Merti Desa Sendangsari Tahun 2026. Salah satu agenda yang menjadi perhatian masyarakat adalah kegiatan Sendangsari Bersholawat bersama Habib Sayyidi Baraqbah dari Yogyakarta.
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi masyarakat Desa Sendangsari untuk berkumpul, bersilaturahmi, serta memanjatkan doa dan rasa syukur atas berbagai nikmat dan keberkahan yang telah diterima selama ini.
Mengusung semangat kebersamaan, Sendangsari Bersholawat juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Merti Desa Sendangsari sekaligus menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, acara ini sukses dilaksanakan pada Sabtu 8 Agustus 2026 pukul 20.00 Wib sd 23.30 Wib bertempat di Halaman Balai Desa Sendangsari Kecamatan Bener Kabupaten Purworejo.
Merti Desa sendiri merupakan tradisi yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Selain sebagai bentuk rasa syukur, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk mengenang jasa para leluhur sekaligus mempererat hubungan sosial antarwarga.
Melalui lantunan sholawat, dzikir, dan doa bersama, masyarakat diajak untuk sejenak meninggalkan kesibukan sehari-hari dan berkumpul dalam suasana yang penuh ketenangan serta kebersamaan. Kehadiran Habib Sayyidi Baraqbah diharapkan semakin menambah kekhusyukan dan semarak kegiatan.
Sendangsari Bersholawat juga menjadi gambaran semangat masyarakat dalam menjaga keseimbangan antara pelestarian tradisi, kehidupan sosial, dan nilai-nilai keagamaan. Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga mampu memperkuat persaudaraan dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan desa.
Semangat Merti Desa tahun ini menjadi semakin istimewa karena berlangsung bersamaan dengan momentum menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-81. Semangat kemerdekaan diharapkan dapat terus tumbuh berdampingan dengan nilai gotong royong, kerukunan, dan kebersamaan masyarakat.
Dengan terselenggaranya Sendangsari Bersholawat, masyarakat Desa Sendangsari diharapkan semakin kompak dalam menjaga tradisi dan membangun desa. Merti Desa bukan sekadar mengenang masa lalu, tetapi juga menjadi momentum untuk menatap masa depan dengan rasa syukur, persatuan, dan harapan yang lebih baik.
Sendangsari Bersholawat — Bersholawat, Bersilaturahmi, dan Bersyukur Bersama.